Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir adalah salah satu aspek krusial yang seringkali membuat orang tua cemas, namun sebenarnya cukup sederhana jika dilakukan dengan benar. Menjaga tali pusat tetap bersih dan kering adalah kunci utama untuk mencegah infeksi dan memastikan kesehatan optimal si mungil di awal kehidupannya. Pada tanggal 30 September 2025 mendatang, Perkumpulan Bidan Praktik Mandiri Indonesia (PBPMI) akan mengadakan sesi edukasi gratis secara daring mengenai praktik perawatan tali pusat yang aman, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Tali pusat, sisa dari hubungan vital antara ibu dan bayi selama kehamilan, akan mengering dan lepas dengan sendirinya, umumnya dalam waktu 5 hingga 15 hari setelah kelahiran. Selama periode ini, perawatan tali pusat yang tepat sangat diperlukan. Prinsip utamanya adalah menjaga area tersebut tetap kering dan bersih. Hindari menutupinya dengan popok agar sirkulasi udara tetap lancar. Banyak dokter anak menyarankan untuk membersihkan area sekitar tali pusat dengan kassa steril yang dibasahi air matang atau alkohol 70% jika direkomendasikan oleh tenaga medis, setidaknya sekali sehari atau setiap kali area tersebut terlihat kotor.
Tanda-tanda infeksi pada tali pusat harus diwaspadai dan memerlukan perhatian medis segera. Ini termasuk adanya kemerahan yang meluas di sekitar pangkal tali pusat, bengkak, keluar nanah atau cairan berbau tidak sedap, serta bayi yang demam atau tampak lesu. Jika ditemukan salah satu tanda tersebut, jangan ragu untuk langsung menghubungi dokter anak atau bidan. Seorang dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Anak Internasional, Dr. Maria Santoso, pada hari Jumat, 25 Oktober 2025, akan memberikan seminar khusus mengenai deteksi dini infeksi pada perawatan tali pusat.
Dengan melakukan perawatan tali pusat yang cermat dan telaten, orang tua dapat memastikan area tersebut cepat mengering dan terlepas tanpa komplikasi. Proses ini adalah bagian penting dari adaptasi bayi di dunia luar rahim, dan perhatian ekstra di masa-masa awal ini akan berkontribusi besar pada kesehatan dan kenyamanan si kecil. Konsistensi dalam menjaga kebersihan adalah kunci sukses untuk melewati fase penting ini dengan aman.